- Zoom Meeting pencermatan Instrumen ASKI
- Perkuat Tertib Arsip, Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Purworejo Terima Konsultasi Kearsipan dari DINSOSDALDUKKB
- Perpustakaan Sebagai Pusat Kegiatan Masyarakat (community center).
- Upaya Nyata Dalam Menumbuhkan Budaya Gemar Membaca
- SDN Wonotulus di Sambangi
- Layanan Perpustakaan Ramah Disabilitas Serta Akselerasi Pembentukan Saka Pustaka.
- Pembekalan Resensi Buku Tahap Lanjutan, Bekali 50 Peserta Lolos Seleksi Awal
- FGD Naskah Kuno di Desa Kemanukan, Tingkatkan Kesadaran Pelestarian Warisan Budaya
- Perkuat Tertib Arsip, Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Purworejo Laksanakan Audit Sistem Kearsipan
- Senam Bersama Perpustakaan Meriahkan Jumat Pagi
Kunjungan Berjibaku di Perpustakaan Umum
Berita Terkait
- Mendekatkan Akses Bahan Bacaan Melalui Perpustakaan Keliling 0
- Ramadan Bukan Menjadi Penghalang 0
- Komitmen Untuk Terus Membuka Ruang Literasi0
- Layanan Konsultasi Arsip0
- Rapat Koordinasi Evaluasi RB0
- Gelar Layanan Keliling ke Tiga SD di Bulan Ramadan0
- Kunjungan “Berjibaku” 0
- Rapat Bidang Kearsipan0
- Sampaikan Arahan, Kepala Dinpusip Dorong Peningkatan Kinerja Internal0
- Melalui Apel Pagi, Disiplin dan Integritas Ditegaskan0
Berita Populer
- PERPUSTAKAAN DAN FUNGSI
- SEJARAH PERKEMBANGAN PERPUSTAKAAN
- Perpustakaan dan Jenisnya
- Manfaat Perpustakaan bagi Masyarakat
- Tantangan dan Masa Depan Perpustakaan
- Monitoring dan Evaluasi Kearsipan
- Pentingnya Akreditasi Perpustakaan
- PKTBT Latsar CPNS Tahun 2025
- Bimtek Penulisan Berbasis Konten Budaya Lokal
- Silang Layan sebagai Salah Satu Solusi

Purworejo WebDinpusip, -Rabu, 25 Februari 2026, suasana Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo tampak semarak dengan kehadiran siswa-siswi dari SDN Kalimiru, SDN Tangkisan, dan SDN Krandegan dalam kegiatan Bersama Wajib Baca Buku (Berjibaku). Program Berjibaku merupakan salah satu inovasi dari Bidang Perpustakaan yang bertujuan menumbuhkan budaya literasi serta membiasakan anak untuk gemar membaca sejak dini.
Kunjungan ini menjadi bagian dari implementasi program wajib baca yang dikemas secara menyenangkan dan edukatif. Setibanya di perpustakaan, para siswa disambut hangat oleh petugas dan diberikan arahan mengenai tata tertib serta pengenalan layanan yang tersedia. Anak-anak kemudian diajak berkeliling untuk mengenal berbagai koleksi buku, mulai dari buku cerita anak, pengetahuan umum, hingga buku-buku referensi pelajaran.
Dalam kegiatan Berjibaku, siswa diberikan waktu khusus untuk membaca buku pilihan mereka secara mandiri maupun berkelompok. Suasana ruang baca pun dipenuhi antusiasme dan semangat belajar. Beberapa siswa tampak asyik membaca buku cerita bergambar, sementara yang lain tertarik pada buku pengetahuan yang memperluas wawasan mereka.
Program ini tidak hanya mendorong kebiasaan membaca, tetapi juga melatih konsentrasi, memperkaya kosakata, serta membangun karakter disiplin dan tanggung jawab dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Guru pendamping dari masing-masing sekolah turut mendampingi dan memberikan motivasi kepada siswa agar kegiatan membaca menjadi kebiasaan yang berkelanjutan, baik di sekolah maupun di rumah. (Jlitheng)

.png)







