- Gemma di Amphitheater
- SDN Tegalmiring dan SDN Sokowaten
- KB Mutiara Islam Berpesan
- Rapat bahas draf SE Bupati Tentang Tata Naskah Dinas Elektronik
- Literasi Bangkitkan Generasi Berdaya Saing
- Penilaian Lomba LKS Oleh Arsiparis LKD
- SMP Muhamadiyah Pindah Kelas
- Staff Meeting : Kepala Dinpusip Pimpinan Staf Meeting Bahas Evaluasi Kinerja dan Rencana Kerja
- Apel Pagi : Arahan Pimpinan Dorong Peningkatan Kinerja Aparatur
- Sistra Dari Dua Bulan Sampai Delapan Bulan
Masih Dalam Berjibaku
Berita Terkait
- Ulul Albab 5 Gencar Literasi0
- Rapat Bidang Kearsipan0
- Rapat Bidang Kearsipan0
- Layanan Menetap0
- Scan Barcode0
- Bimtek Aplikasi SRIKANDI di DINPERKIMTAN Kab. Purworejo0
- Konsultasi Aplikasi SRIKANDI dari DPPPAPMD0
- Berjibaku Simbol Kegitan Literasi0
- Konsultasi jenjang karier Arsiparis0
- Penataan Fisik Arsip Statis 0
Berita Populer
- PERPUSTAKAAN DAN FUNGSI
- SEJARAH PERKEMBANGAN PERPUSTAKAAN
- Manfaat Perpustakaan bagi Masyarakat
- Monitoring dan Evaluasi Kearsipan
- Tantangan dan Masa Depan Perpustakaan
- Pentingnya Akreditasi Perpustakaan
- Silang Layan sebagai Salah Satu Solusi
- Selamat Hari Jadi ke-190 Kabupaten Purworejo
- Perencanaan
- Bimtek Penulisan Berbasis Konten Budaya Lokal

Purworejo Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo, Senin (12/01/2026) -BERJIBAKU (Bersama Wajib Baca Buku) merupakan sebuah inovasi strategis yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Program ini hadir sebagai solusi untuk meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya di kalangan siswa sekolah dasar dan menengah. Dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang dinamis dan interaktif, BERJIBAKU bertujuan membangun budaya literasi yang lebih kuat di tengah masyarakat.
Kali ini dari SDN Candisari ikut Berjibaku dengan jumlah siswa 66 dan 4 guru pendamping. Mereka menyambut baik dengan adanya program Berjibaku, karena bisa untuk menambah wawasan anak anak dan mendewasakan juga. Salah satu guru pendamping mengatakan,” saya sangat senang dan menyambut positif dengan adanya program ini karena bisa menambah wawasan dan kedewasaan anak selain itu juga bisa menambah kerjasama antara sekolah dengan perpustakaan,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, BERJIBAKU bukan sekadar program peningkatan akses terhadap bahan bacaan, tetapi lebih dari itu, merupakan upaya membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan.
Di sela sela aktifitasnya Kepala Bidang Perpustakaan Sigit Sudibyo,S.Sos mengatakan,”dengan mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai pusat kegiatan edukatif yang interaktif, BERJIBAKU menjadi salah satu model inovasi literasi yang efektif..
Melalui kerja sama yang solid antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu mencetak generasi yang lebih cerdas, kritis, dan memiliki wawasan luas, sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia di Kabupaten Purworejo. (Jlitheng)

.png)







