Halaman Perpustakaan Jadi Rujukan, Tongkrong, Ngopi, dan Mengerjakan Tugas

By administrator 15 Sep 2026, 10:26:46 WIB Perpustakaan
Halaman Perpustakaan Jadi Rujukan, Tongkrong, Ngopi, dan Mengerjakan Tugas

Purworejo WebPerpustakaan, Selasa 15 September 2026 – Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo tidak hanya menjadi tempat untuk membaca dan mencari referensi. Halaman perpustakaan kini turut dimanfaatkan pengunjung sebagai ruang terbuka yang nyaman untuk bersantai, bercengkerama, menikmati kopi atau jus, hingga mengerjakan berbagai tugas.

Suasana halaman yang luas dan terbuka membuat pengunjung merasa lebih leluasa dalam beraktivitas. Sejumlah pengunjung terlihat memanfaatkan area tersebut untuk sekadar nongkrong dan berbincang bersama teman, sementara sebagian lainnya memilih duduk santai sambil menyelesaikan tugas.

Salah satu pengunjung, Arianti, menyampaikan bahwa dirinya merasa senang memanfaatkan halaman perpustakaan sebagai tempat mengerjakan tugas. Menurutnya, suasana halaman yang luas dan nyaman membuat aktivitas belajar terasa lebih menyenangkan.

“Senang duduk di halaman perpustakaan sambil mengerjakan tugas karena tempatnya luas dan nyaman. Bisa sambil ngopi dan minum jus, jadi mengerjakan tugas tidak terasa membosankan,” ujar Arianti.

Kepala Bidang Perpustakaan Kabupaten Purworejo, Sigit Sudibyo, S.Sos., mengatakan bahwa pemanfaatan halaman perpustakaan oleh masyarakat merupakan bagian dari upaya menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang terbuka, nyaman, dan ramah bagi semua kalangan.

“Perpustakaan saat ini tidak hanya identik dengan ruang baca. Kami ingin seluruh fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan masyarakat secara positif. Halaman perpustakaan juga bisa menjadi ruang untuk berdiskusi, mengerjakan tugas, bersosialisasi, maupun sekadar melepas penat dalam suasana yang nyaman,” jelas Sigit.

Menurutnya, keberadaan ruang terbuka tersebut diharapkan semakin mendekatkan perpustakaan dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan suasana yang santai dan tidak kaku, masyarakat dapat menjadikan perpustakaan sebagai salah satu pilihan tempat untuk belajar sekaligus berkegiatan.

Sigit menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya menciptakan lingkungan perpustakaan yang nyaman dan ramah sehingga masyarakat merasa betah untuk datang dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia.

“Harapannya, masyarakat tidak hanya datang ketika membutuhkan buku, tetapi juga menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik untuk belajar, berkarya, berdiskusi, dan berinteraksi secara positif,” pungkasnya. (Jlitheng)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment