- Perpustakaan Sebagai Ruang Publik Yang Inklusif Mantab
- Semangat Literasi, Zaki Rutin Kunjungi Perpustakaan Sepulang Sekolah
- Perkuat Tertib Arsip, Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Purworejo Bahas Persiapan Pemusnahan Arsip
- Layanan Mas Jarwo
- Tingkatkan Pemahaman Masyarakat terhadap Warisan Literasi Dalam Sosialisasi Naskun
- Best Seller Masih Tetap Incaran
- Layanan Literasi di Tiga Sekolah Dasar
- Memilih dan Menikmati Buku Tanpa Harus Membeli
- Perpustakaan Jadi Rujukan Penelitian Mahasiswa, Wulan Lakukan Analisis SWOT
- Perpustakaan Sebagai Ruang Kolaborasi dan Kreativitas
Ketika Seorang Kiai Sadrach Berbicara
Berita Terkait
- Berdiri Tegap0
- Kunjungan Kerja Dinpusip Ke LKD Kab. Bantul 0
- Motivasi dalam Membaca, Perpustakaan Kuncinya0
- Lina Diantara Sela Waktu0
- Kiai Sadrach dalam Warisan 0
- Olah Fisik, Rasa, dan Jiwa 0
- SDN Ngargosari dan SDN Tepangsari Mencari Dunia Literasi0
- Launching Kampung Arsip 2025 di Desa Besole Kec. Bayan 0
- Dinpusip Hadir dalam rangka Mendukung Program 3 Juta Rumah bagi ASN dan Non ASN di lingkungan Pemkab Purworejo0
- Kunjungan Edukatif0
Berita Populer
- PERPUSTAKAAN DAN FUNGSI
- SEJARAH PERKEMBANGAN PERPUSTAKAAN
- Perpustakaan dan Jenisnya
- Manfaat Perpustakaan bagi Masyarakat
- Tantangan dan Masa Depan Perpustakaan
- Monitoring dan Evaluasi Kearsipan
- Pentingnya Akreditasi Perpustakaan
- PKTBT Latsar CPNS Tahun 2025
- Silang Layan sebagai Salah Satu Solusi
- Selamat Hari Jadi ke-190 Kabupaten Purworejo

Purworejo Perpustakaan Umum, Rabu (01/10/2025) – Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo melakukan akuisisi dan penelusuran naskah kuno. Tepatnya di Desa Langenrejo pedukuhan Karangjoso Kecamatan Butuh Pondok Gereja Kriten Jawa. Rombongan di pimpin langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho, SSTP., MSi. Dalam penelusuran di temukan 3 naskah kuno dua dengan tulisan jawa dan satu bertulis arab.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo menyampaikan, bahwa harta warisan bukan hanya berupa harta benda tanah dan uwang namun naskah kuno maupun buku juga lebih dari warisan, karena naskah kuno merupakan sejarah dan bisa membuka wawasan, naskah kuno juga bisa membedah sejarah yang selama ini terselip atau sumbang dengan kata lain cuma katanya dan katanya (jare jare) dalam bahasa jawa.
Disamping itu Purwanto Nugroho salah satu pewaris pondok Gereja Krinten Jawa mengungkapkan bahwa naskah tersebut ditulis oleh kiai Sadrach dan sedikit menceritakan tentang sejarah berdirinya Gereja tersebut.
Naskah Kuno dalam sejarah. (Jlitheng)

.png)
.png)






