- Pustakawan Lakukan Pengolahan Buku Baru dan Input Data ke INLISLite
- Promosi Buku Bestseller Lewat Instagram, Perpustakaan Manfaatkan Media Sosial untuk Tingkatkan Minat Baca
- TK Dharmawanita Bringin dan Buku Sebagai Sahabat
- Pembinaan Perpustakaan Sekolah Dorong Peningkatan Mutu Layanan dan Akreditasi
- Pengolahan arsip statis
- Ratusan Anak KB Kunjungi Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo
- Senam Bersama Pererat Silaturahmi dan Promosikan Layanan Perpustakaan
- Raihan Rutin Kunjungi Perpustakaan Umum
- Buku braille dan Komputer Audio Book Hadirnya Layanan Inklusif
- Sinkronisasi Data Perpustakaan Sebagai Dasar Dalam Pengembangan Program Literasi
Ketika Seorang Kiai Sadrach Berbicara
Berita Terkait
- Berdiri Tegap0
- Kunjungan Kerja Dinpusip Ke LKD Kab. Bantul 0
- Motivasi dalam Membaca, Perpustakaan Kuncinya0
- Lina Diantara Sela Waktu0
- Kiai Sadrach dalam Warisan 0
- Olah Fisik, Rasa, dan Jiwa 0
- SDN Ngargosari dan SDN Tepangsari Mencari Dunia Literasi0
- Launching Kampung Arsip 2025 di Desa Besole Kec. Bayan 0
- Dinpusip Hadir dalam rangka Mendukung Program 3 Juta Rumah bagi ASN dan Non ASN di lingkungan Pemkab Purworejo0
- Kunjungan Edukatif0
Berita Populer
- PERPUSTAKAAN DAN FUNGSI
- SEJARAH PERKEMBANGAN PERPUSTAKAAN
- Perpustakaan dan Jenisnya
- Manfaat Perpustakaan bagi Masyarakat
- Tantangan dan Masa Depan Perpustakaan
- Perpustakaan Digital di Era Modern
- Monitoring dan Evaluasi Kearsipan
- PKTBT Latsar CPNS Tahun 2025
- Bimtek Penulisan Berbasis Konten Budaya Lokal
- Pentingnya Akreditasi Perpustakaan

Purworejo Perpustakaan Umum, Rabu (01/10/2025) – Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo melakukan akuisisi dan penelusuran naskah kuno. Tepatnya di Desa Langenrejo pedukuhan Karangjoso Kecamatan Butuh Pondok Gereja Kriten Jawa. Rombongan di pimpin langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho, SSTP., MSi. Dalam penelusuran di temukan 3 naskah kuno dua dengan tulisan jawa dan satu bertulis arab.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo menyampaikan, bahwa harta warisan bukan hanya berupa harta benda tanah dan uwang namun naskah kuno maupun buku juga lebih dari warisan, karena naskah kuno merupakan sejarah dan bisa membuka wawasan, naskah kuno juga bisa membedah sejarah yang selama ini terselip atau sumbang dengan kata lain cuma katanya dan katanya (jare jare) dalam bahasa jawa.
Disamping itu Purwanto Nugroho salah satu pewaris pondok Gereja Krinten Jawa mengungkapkan bahwa naskah tersebut ditulis oleh kiai Sadrach dan sedikit menceritakan tentang sejarah berdirinya Gereja tersebut.
Naskah Kuno dalam sejarah. (Jlitheng)

.png)







