Workshop Coding, Berpikir Logis dan Inovatif Meriahkan Festival Literasi 2026

By administrator 21 Agu 2026, 14:19:25 WIB Perpustakaan
Workshop Coding, Berpikir Logis dan Inovatif Meriahkan Festival Literasi 2026

Purworejo WebDinpusip, Jumat, 21 Agustus 2026 — Semarak Festival Literasi 2026 kembali menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif bagi generasi muda melalui Workshop Coding, Berpikir Logis dan Inovatif. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo bekerja sama dengan Politeknik Sawunggalih Aji, sebagai upaya memperluas wawasan literasi digital sekaligus mendorong peserta untuk memiliki kemampuan berpikir logis, kreatif, dan inovatif.

Workshop menghadirkan dua narasumber yang kompeten, yakni Damar Eko Cahyono, S.T., S.Kom., M.M. dan Ahmad Syarif Mutsanna, S.E., M.B.A., yang merupakan dosen Politeknik Sawunggalih Aji. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai dasar-dasar coding, cara berpikir secara sistematis dalam memecahkan masalah, serta bagaimana mengembangkan ide menjadi sebuah inovasi yang bermanfaat.

Kepala Bidang Perpustakaan, Sigit Sudibyo, S.Sos., mengatakan bahwa perpustakaan saat ini tidak hanya menjadi tempat membaca dan mencari informasi, tetapi juga harus mampu menjadi ruang belajar dan pengembangan keterampilan masyarakat.

“Melalui workshop coding ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang berbeda kepada peserta. Literasi saat ini berkembang sangat luas, termasuk literasi digital. Kemampuan coding dan berpikir logis menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta keberanian peserta untuk menciptakan sesuatu yang inovatif,” ujar Sigit.

Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti Politeknik Sawunggalih Aji menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat, khususnya para pelajar. Perpustakaan diharapkan dapat terus membangun jejaring dengan berbagai pihak sehingga program literasi semakin beragam dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Salah satu peserta, Luluk, mengaku senang dapat mengikuti workshop tersebut. Menurutnya, kegiatan coding memberikan pengalaman baru karena peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga diajak memahami cara berpikir dalam menyelesaikan sebuah persoalan.

“Saya sangat senang mengikuti workshop ini. Sebelumnya saya mengira coding itu sulit dan hanya untuk orang yang sudah mahir komputer. Setelah mengikuti kegiatan ini, ternyata coding juga mengajarkan kita untuk berpikir lebih teratur dan mencari solusi ketika menghadapi masalah. Semoga kegiatan seperti ini bisa sering diadakan,” ungkap Luluk.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menyimak materi, berdiskusi, dan mengikuti arahan narasumber. Workshop ini sekaligus menjadi bukti bahwa Festival Literasi 2026 tidak hanya berfokus pada budaya membaca dan menulis, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta inovasi.

Melalui kegiatan tersebut, Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo berharap generasi muda semakin siap menghadapi tantangan era digital dengan kemampuan yang lebih adaptif, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif. (Jlitheng)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment