FGD Naskah Kuno di Kecamatan Bener Perkuat Upaya Pelestarian Warisan Budaya

By administrator 22 Sep 2026, 14:51:15 WIB Perpustakaan
FGD Naskah Kuno di Kecamatan Bener Perkuat Upaya Pelestarian Warisan Budaya

Purworejo WebDinpusip, – Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo kembali melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Naskah Kuno sebagai upaya memperkuat penelusuran, pelestarian, pendataan, dan pemanfaatan naskah kuno sebagai bagian dari warisan budaya daerah. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Kecamatan Bener, Selasa (22/9/2026).

FGD diikuti oleh para kepala desa serta pihak-pihak terkait yang memiliki perhatian terhadap keberadaan dan pelestarian naskah kuno di wilayah Kecamatan Bener. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo, Sthepanus Aan Isa Nugroho, SSTP., M.Si. Turut hadir Camat Bener, Bambang Surtianto, S.Si., M.Acc., serta narasumber Ahmad Budi Wahyono, SS dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Sthepanus Aan Isa Nugroho, SSTP., M.Si. menyampaikan bahwa naskah kuno merupakan salah satu sumber pengetahuan dan bukti sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat. Keberadaan naskah kuno perlu mendapatkan perhatian bersama agar tidak hilang, rusak, ataupun berpindah tanpa adanya pendataan dan upaya pelestarian yang memadai.

“Naskah kuno bukan hanya benda lama, tetapi merupakan warisan pengetahuan dan sejarah yang memiliki nilai bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, pemerintah desa, pemilik atau penyimpan naskah, serta masyarakat untuk bersama-sama melakukan penelusuran, pendataan, pelestarian, dan pemanfaatannya,” ujar Sthepanus.

Menurutnya, kegiatan FGD menjadi ruang untuk menggali informasi mengenai keberadaan naskah kuno yang masih tersimpan di masyarakat. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam melakukan inventarisasi sekaligus menentukan upaya pelestarian yang tepat dengan tetap menghormati keberadaan dan kepemilikan naskah oleh masyarakat.

Sementara itu, Ahmad Budi Wahyono, SS, selaku narasumber dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberadaan naskah kuno. Masyarakat yang menyimpan naskah kuno diharapkan dapat memahami bahwa naskah tersebut memiliki nilai sejarah, budaya, dan pengetahuan yang perlu dijaga keberlangsungannya.

Ahmad menjelaskan bahwa penelusuran naskah kuno perlu dilakukan secara hati-hati, mulai dari mengenali keberadaan naskah, mendata kondisi dan informasi dasarnya, hingga melakukan upaya pelestarian sesuai karakteristik naskah. Dokumentasi juga menjadi bagian penting agar informasi mengenai naskah tetap dapat diketahui dan dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan, penelitian, serta pengembangan kebudayaan.

“Pelestarian naskah kuno tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan keterlibatan pemilik naskah, pemerintah desa, pemerintah daerah, komunitas, serta masyarakat agar naskah tetap terjaga dan nilai pengetahuan yang terkandung di dalamnya dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” jelas Ahmad.

Melalui FGD ini, diharapkan semakin banyak informasi mengenai keberadaan naskah kuno di wilayah Kecamatan Bener yang dapat dihimpun. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk membangun kesadaran dan komitmen bersama dalam menjaga naskah kuno sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Purworejo.

Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo berkomitmen untuk terus mendorong penelusuran, pendataan, pelestarian, dan pemanfaatan naskah kuno dengan melibatkan berbagai pihak. Dengan kolaborasi tersebut, keberadaan naskah kuno di masyarakat diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi sumber pengetahuan bagi generasi mendatang. (Jlitheng)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment