- Zoom Meeting Pembukaan Pameran Kearsipan Virtual Prov. Jawa Tengah
- 150 Murid SD Kunjungi Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo
- Rakor Kearsipan BAPERIDA Kab. Purworejo
- FGD Naskah Kuno di Kecamatan Bener Perkuat Upaya Pelestarian Warisan Budaya
- FGD Naskah Kuno Dorong Masyarakat Aktif Menjaga Warisan Budaya Daerah
- Verifikasi Arsip Usul Serah di DINPMPTSP Kab. Purworejo
- 143 Murid TK, KB, dan TPA Aisyiyah Pengenrejo Kunjungi Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo
- Pengelolaan Arsip Dukung Tertib Administrasi Bidang Perpustakaan
- Verifikasi Fisik Arsip usul Pindah DINPUSIP Kab. Purworejo
- Pendampingan Pembenahan Arsip Desa di Desa Gintungan Kec. Gebang
FGD Naskah Kuno Dorong Masyarakat Aktif Menjaga Warisan Budaya Daerah
Berita Terkait
- Verifikasi Arsip Usul Serah di DINPMPTSP Kab. Purworejo0
- 143 Murid TK, KB, dan TPA Aisyiyah Pengenrejo Kunjungi Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo0
- Pengelolaan Arsip Dukung Tertib Administrasi Bidang Perpustakaan0
- Verifikasi Fisik Arsip usul Pindah DINPUSIP Kab. Purworejo 0
- Pendampingan Pembenahan Arsip Desa di Desa Gintungan Kec. Gebang0
- Rapat Finalisasi Persiapan Pameran Kearsipan Virtual 0
- Perpustakaan Kabupaten Purworejo Ikut Meramaikan Festival Literasi Jawa Tengah 20260
- Rakor Penilaian Arsip Usul Musnah di BAWASLU Kab. Purworejo 0
- Staf Perpustakaan Berdiri Tegap, Lagu Indonesia Raya Berkumandang Setiap Pukul 10.00 WIB0
- Halaman Perpustakaan Jadi Rujukan, Tongkrong, Ngopi, dan Mengerjakan Tugas0
Berita Populer
- PERPUSTAKAAN DAN FUNGSI
- Perpustakaan dan Jenisnya
- SEJARAH PERKEMBANGAN PERPUSTAKAAN
- Manfaat Perpustakaan bagi Masyarakat
- Tantangan dan Masa Depan Perpustakaan
- Perpustakaan Digital di Era Modern
- Bimtek Penulisan Berbasis Konten Budaya Lokal
- PKTBT Latsar CPNS Tahun 2025
- Monitoring dan Evaluasi Kearsipan
- Pentingnya Akreditasi Perpustakaan

PURWOREJO WebDinpusip – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait penelusuran dan pemanfaatan naskah kuno sekaligus penguatan peran serta masyarakat dalam menjaga warisan budaya daerah, Senin (21/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar di Desa Kedung Pucang, tepatnya di Ndalem Mbah Mantri, Kecamatan Bener. FGD menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan naskah kuno yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan pengetahuan lokal yang penting bagi generasi mendatang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo, Sthepanus Aan Isa Nugroho, SSTP., M.Si., mengatakan bahwa keberadaan naskah kuno merupakan bagian penting dari warisan budaya daerah yang perlu dijaga, ditelusuri, dan dimanfaatkan secara tepat.
“Penelusuran naskah kuno bukan hanya untuk menemukan dan mendata keberadaannya, tetapi juga untuk mengetahui nilai sejarah dan pengetahuan yang terkandung di dalamnya. Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan naskah kuno agar tidak hilang atau rusak,” ujarnya.
Menurut Aan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, pemilik atau penyimpan naskah, serta berbagai pihak terkait diperlukan untuk memastikan naskah kuno dapat terus terpelihara. Upaya pelestarian juga diharapkan dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat sejarah dan budaya yang berkembang di wilayahnya.
Sementara itu, narasumber dari Provinsi, Ahmad Budi Wahyono, SS., menyampaikan bahwa naskah kuno tidak hanya memiliki nilai sebagai benda koleksi, tetapi juga menyimpan informasi mengenai kehidupan, pemikiran, tradisi, serta pengetahuan masyarakat pada masa lalu.
“Melalui penelusuran dan pendataan yang baik, keberadaan naskah kuno dapat diketahui dan dikaji lebih lanjut. Masyarakat yang selama ini menyimpan atau mengetahui keberadaan naskah memiliki posisi penting dalam proses pelestarian karena mereka menjadi bagian dari mata rantai penyelamatan warisan budaya,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan naskah kuno perlu dilakukan secara bijak dengan tetap memperhatikan aspek pelestarian. Dokumentasi, digitalisasi, kajian, dan pengenalan kepada generasi muda dapat menjadi langkah untuk memperluas pemanfaatan informasi yang terkandung dalam naskah tanpa mengabaikan keberadaan naskah aslinya.
FGD tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya naskah kuno serta mendorong semakin banyak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penelusuran, pelestarian, dan pemanfaatan warisan budaya daerah. Dengan demikian, naskah kuno yang berada di tengah masyarakat dapat terus terjaga dan menjadi sumber pengetahuan bagi generasi berikutnya. (Jlitheng)

.png)






