Gelar Pelatihan Resensi Buku di SMP Negeri 3 Purworejo

By administrator 31 Agu 2026, 15:47:14 WIB Perpustakaan
Gelar Pelatihan Resensi Buku di SMP Negeri 3 Purworejo

PURWOREJO WebDinpusip, – Dalam upaya meningkatkan kompetensi literasi di lingkungan sekolah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo melalui Bidang Perpustakaan menggelar Pelatihan Resensi Buku bagi Petugas Pengelola Perpustakaan Sekolah Menengah dan Siswa Sekolah Menengah, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 3 Purworejo dengan melibatkan petugas perpustakaan sekolah serta para siswa.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong budaya membaca sekaligus meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami, mengolah, dan menyampaikan kembali isi sebuah buku secara kritis dan menarik.

Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo, Sigit Sudibyo, S.Sos, di sela kesibukannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat pelaksanaan program kerja perpustakaan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kegiatan ini sebagai wujud akselerasi pelaksanaan program kerja dengan berkolaborasi bersama pihak sekolah mitra. Dalam pelaksanaannya kami juga menggandeng UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Purworejo, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan menambah kompetensi baik bagi pengelola perpustakaan maupun siswa, khususnya dalam bidang resensi buku,” ungkap Sigit.

Menurutnya, kemampuan meresensi buku tidak hanya berkaitan dengan keterampilan menulis, tetapi juga melatih peserta untuk membaca secara lebih mendalam, berpikir kritis, serta mampu memberikan penilaian terhadap suatu karya secara objektif.

Hadir sebagai narasumber, Zuly Qurniawati, S.Pd., M.Hum, dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo, memberikan pemahaman kepada peserta mengenai teknik dan tahapan dalam membuat resensi buku. Peserta dibimbing untuk mengenali unsur-unsur penting dalam sebuah buku, memahami isi dan kelebihan maupun

kekurangannya, serta menuangkannya ke dalam tulisan yang sistematis.

Zuly menyampaikan bahwa resensi merupakan salah satu bentuk literasi yang dapat mengasah kemampuan membaca sekaligus menulis. Melalui kegiatan resensi, siswa tidak hanya dituntut untuk mengetahui isi buku, tetapi juga mampu memahami, menganalisis, dan menyampaikan pendapatnya dengan bahasa yang baik.

Meresensi buku bukan sekadar menceritakan kembali isi buku. Seorang peresensi perlu membaca secara utuh, memahami gagasan yang disampaikan penulis, kemudian memberikan penilaian dan tanggapan secara objektif. Dengan demikian, kegiatan meresensi dapat menjadi sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis sekaligus keterampilan menulis,” jelas Zuly.

Sementara itu, Bowo Otoifan, SE, pustakawan, menyampaikan bahwa penguatan kemampuan resensi sangat penting bagi pengelola perpustakaan sekolah maupun siswa. Menurutnya, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyediakan bahan bacaan, tetapi juga memiliki peran dalam menciptakan berbagai kegiatan yang mendorong masyarakat sekolah untuk lebih aktif berliterasi.

Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, peserta tidak berhenti pada pemahaman teori saja, tetapi mampu mempraktikkannya. Bagi petugas perpustakaan, keterampilan ini dapat dikembangkan menjadi bagian dari kegiatan literasi di sekolah. Sedangkan bagi siswa, kemampuan meresensi dapat menjadi ruang untuk menuangkan gagasan, melatih daya kritis, dan meningkatkan keterampilan menulis,” ujar Otoifan.

Pelatihan berlangsung dengan suasana interaktif. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga diajak berdiskusi dan memahami secara langsung proses

penyusunan resensi buku. Kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo, sekolah mitra, dan UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Purworejo diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan literasi lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, perpustakaan semakin menegaskan perannya sebagai ruang belajar dan pusat pengembangan literasi yang mampu menjangkau lingkungan pendidikan. Diharapkan budaya membaca dan menulis di kalangan pelajar serta pengelola perpustakaan sekolah di Kabupaten Purworejo semakin tumbuh dan berkembang. (Jlitheng)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment