- Perpustakaan Sebagai Ruang Publik Yang Inklusif Mantab
- Semangat Literasi, Zaki Rutin Kunjungi Perpustakaan Sepulang Sekolah
- Perkuat Tertib Arsip, Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Purworejo Bahas Persiapan Pemusnahan Arsip
- Layanan Mas Jarwo
- Tingkatkan Pemahaman Masyarakat terhadap Warisan Literasi Dalam Sosialisasi Naskun
- Best Seller Masih Tetap Incaran
- Layanan Literasi di Tiga Sekolah Dasar
- Memilih dan Menikmati Buku Tanpa Harus Membeli
- Perpustakaan Jadi Rujukan Penelitian Mahasiswa, Wulan Lakukan Analisis SWOT
- Perpustakaan Sebagai Ruang Kolaborasi dan Kreativitas
Perpustakaan Hadir Dalam Literasi Edukasi-Inklusif
Berita Terkait
- Kunjungan ke Perpustakaan Umum, Menuju Generasi Pembaca yang Cerdas1
- Perpustakaan Tempat Wisata Edukasi0
- Arsip Dan Dukungan Nyata0
- Anak Anak Kreatif Meriahkan Acara Penutupan Festival Literasi 0
- Lomba Semarakkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI0
- Rapat Pengisian Tabel Renstra0
- Perpustakaan Sebagai Pembelajaran di Luar Kelas0
- Amphiteater Ajang Kreasi0
- Tujuh Sekolah Dasar Boyongan Ke Perpustakaan0
- Membaca Nyaring Menjadi Pintu Masuk0
Berita Populer
- PERPUSTAKAAN DAN FUNGSI
- SEJARAH PERKEMBANGAN PERPUSTAKAAN
- Perpustakaan dan Jenisnya
- Manfaat Perpustakaan bagi Masyarakat
- Tantangan dan Masa Depan Perpustakaan
- Monitoring dan Evaluasi Kearsipan
- Pentingnya Akreditasi Perpustakaan
- PKTBT Latsar CPNS Tahun 2025
- Silang Layan sebagai Salah Satu Solusi
- Selamat Hari Jadi ke-190 Kabupaten Purworejo

Purworejo Dinpusip, Sabtu (23/08/2025) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Purworejo ikut ambil bagian dalam Karnaval Kabupaten Purworejo dengan tema “Parade Kreatif”, Bertema “Literasi-Edukasi-Inklusif.”
Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugroho,SST.P.,MSi, ikut juga pejabat Struktural Sekretaris Dias dan Kepala Bidang, serta Ketua DWP Unit Dinpusip, Duta Baca dan anak PKL, Magang, kontingen Dinpusip berjumlah 51 orang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho,SST.P,.MS.i, mengatakan tema tersebut, sejalan dengan semangat baru mewujudkan Purworejo Pinter Bocahe melalui branding baru perpustakaan dan kearsipan.
“Simbol-simbol unik juga kami tampilkan dalam karnaval ini, seperti burung hantu menyala pada mobil yang melambangkan literasi dan edukasi,” tambah Aan di sela kegiatan.
Dalam parade karnaval ini, barisan duta literasi dan mobil perpustakaan keliling sebagai simbol inklusivitas literasi masyarakat, juga ditampilkan.
Selain itu, Dinpusip (Perpustakaan) juga menampilkan pakaian kreatif dengan nuansa tradisional yang melambangkan semangat, kreativitas, dan daya saing tanpa meninggalkan jati diri bangsa.
“Kami berikan kenang-kenangan buku kepada Forkopimda berupa buku antologi karya anak-anak Purworejo hasil lomba resensi buku 2025,” ujar Aan yang juga tampil dengan memakai kostum unik.
Dengan penampilan yang kreatif dan inovatif, terang Aan, Dinpusip (Perpustakaan) Purworejo berharap dapat memberikan kontribusi yang positif dalam Karnaval Kabupaten dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya literasi dan edukasi, dalam meningkatkan minat baca cinta buku, sayang perpustakaan.
Perpustakaan Literasi Inklusif. (Jlitheng)

.png)
.png)






