Mahasiswa UGM Lakukan Wawancara Terkait Program Safari Perpustakaan Gema Literasi (Sapugeli)

By administrator 31 Jul 2026, 12:48:38 WIB Perpustakaan
Mahasiswa UGM Lakukan Wawancara Terkait Program Safari Perpustakaan Gema Literasi (Sapugeli)

Purworejo WebDinpusip, Kamis, 30 Juli 2026 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo menerima kunjungan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Erlangga Pramudya Pradana, dalam rangka melakukan wawancara untuk penyusunan tesis tugas akhir. Wawancara tersebut berfokus pada Program Safari Perpustakaan Gema Literasi (Sapugeli) sebagai salah satu inovasi layanan perpustakaan dalam meningkatkan budaya literasi di masyarakat.

Kegiatan berlangsung di Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo dan diterima langsung oleh pustakawan Dwi Puji Astuti. Dalam suasana yang hangat dan penuh diskusi, Erlangga menggali berbagai informasi mengenai latar belakang, pelaksanaan, tujuan, hingga dampak Program Sapugeli terhadap peningkatan minat baca masyarakat.

Dwi Puji Astuti menjelaskan bahwa Safari Perpustakaan Gema Literasi (Sapugeli) merupakan program yang dirancang untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan literasi di sekolah maupun lingkungan masyarakat.

"Sapugeli merupakan salah satu upaya kami untuk menghadirkan perpustakaan lebih dekat dengan masyarakat. Melalui program ini, kami tidak hanya membawa koleksi bacaan, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang mampu menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan literasi melalui implementasi pelatihan life skills bagi kader PKK dan pemuda desa merah untuk mendorong kemandirian ekonomi, serta memperluas akses informasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap informasi yang kami sampaikan dapat memberikan manfaat bagi penelitian yang sedang dilakukan," ujar Dwi Puji Astuti.

Erlangga Pramudya Pradana menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo dalam memberikan data serta informasi yang dibutuhkan untuk penyusunan tesisnya. Menurutnya, Program Sapugeli menjadi salah satu contoh praktik baik pengembangan layanan perpustakaan berbasis masyarakat yang menarik untuk dikaji lebih mendalam.

Melalui kegiatan wawancara ini diharapkan hasil penelitian dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan inovasi layanan perpustakaan, sekaligus menjadi referensi dalam memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat dan penggerak budaya literasi di Indonesia. (Jlitheng)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment